•Harga Timah di LME Mencapai US$56.649 per metrik ton
PANGKALPINANG – Mantan Bupati Belitung Timur periode 2005-2006, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok menyoroti kericuhan masyarakat penambang bijih timah yang terjadi di wilayah PT Timah, Belitung Timur, Bangka Belitung beberapa hari lalu, Sabtu 15 Agustus 2026.
Diduga, penambang mempersoalkan harga pembelian bijih timah yang dinilai belum sebanding dengan kondisi operasional di lapangan. Dalam aksi tersebut, massa meminta adanya penyesuaian harga sekaligus kepastian penyerapan hasil tambang masyarakat.
Sebagai warga Bangka Belitung, Ahok menilai harga pembelian timah dari masyarakat perlu disesuaikan dengan harga pasar. Pernyataan tersebut disampaikan Ahok menanggapi aksi unjuk rasa yang berujung ricuh hingga pembakaran dua kantor operasional PT Timah.
“Harga beli dari rakyat yang sesuai harga pasaran,” kata Ahok dikutip wartawan pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Ketika ditanya apakah harga pembelian timah oleh PT Timah saat ini telah mencerminkan harga pasar, ia tidak dapat berkomentar. Ahok menyarankan hal tersebut sebaiknya ditanyakan ke pelaku usaha di sektor timah.
“Harusnya nanya ke pemain timah,” ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Lebih lanjut, Ahok menekankan pentingnya transparansi dalam menentukan harga pembelian timah dari rakyat, dengan melihat kondisi pasar dan persaingan ketika jumlah smelter yang melakukan pembelian semakin banyak.
“Harusnya begitu (transparan). Kan bisa dihitung ketika saat smelter banyak. Harga timah dunia katakanlah Rp 1 juta, para smelter berani beli sampai harga Rp 300 ribu,” jelas Ahok.
Kemudian, Ahok memberikan ilustrasi lain dengan mempertanyakan besaran harga pembelian yang semestinya diberikan kepada masyarakat apabila harga timah dunia berada di kisaran Rp1 juta.
Pada 2 Juni 2026, harga timah di London Metal Exchange (LME) tercatat mencapai US$56.649 per metrik ton, hanya terpaut tipis dari rekor tertinggi tahun ini yang sempat menyentuh US$57.425 per metrik ton pada Februari lalu.
Dengan kurs rupiah yang berada di kisaran Rp17.878 per dolar AS, harga timah dunia saat ini setara dengan Rp1.011.666 per kilogram.
“Harga timah dunia sudah Rp 1 juta, harusnya PT Timah beli 300 – 400 ribu,” tuturnya.(***)
Sumber : Viva.co.id
