Pangkalpinang – Nama Kolektor Timah Miluy, asal Kimak Sungailiat Bangka sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar pemain timah di Provinsi Kep Bangka Belitung. Selain dikenal licin, Miluy juga diingat pernah disergap Tim Satgas Halilintar di medio 2025 yang lalu, Senin 12 Oktober 2026.
Saat itu, Gudang Timah milik Miluy di kawasan pemukiman padat penduduk yang terletak di samping Mesjid besar Kimak disatroni puluhan petugas Satgas Halilintar yang dipimpin oleh Letkol Js beserta Mayor Ar.
Setelah duduk bersama petugas di dalam gudang timahnya, akhirnya Miluy tidak mampu lagi beralibi panjang lebar terkait asal-usul pasir timah yang berada di dalam gudangnya.
“Iya pak, tapi saya kenal dengan Pak XXX (diketahui pejabat tinggi institusi dengan pangkat Bintang Dua),” elak Miluy pada awalnya.
Mendengar argumen yang seolah punya beking kuat orang dari institusi tertentu tadi, seketika itu pula Letkol Js segera menghardik Miluy,” Silahkan bapak itu telepon saya, saya bergerak atas dasar Surat Perintah yang ditandatangani langsung oleh Bapak Presiden,” tegah Letkol Js.
Dapat argumen tegas seperti itu, lunglai lah Miluy dan sejenak saja langsung menghiba pada rombongan Tim Satgas yang langsung menginterograsi perihal kemana larinya dua unit truk berisi pasir timah yang awalnya sudah mengarah ke gudang namun mendadak lenyap ketika proses tanya jawab dilakukan.
Sementara itu, dilansir media lokal setempat ditemukan sebuah lokasi pemurnian dan penggorengan pasir timah yang diduga beroperasi secara ilegal dengan lokasi tersembunyi di tengah areal perkebunan kelapa sawit Desa Kimak, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.
Menurut keterangan salah satu pekerja, menurut berita tersebut, penggorengan pasir timah ilegal tadi diduga kuat dikoordinir oleh Bos timah kesohor Miluy serta Bungol. “Mereka berdua kerjasama,” ungkapnya.
Dengan begitu, bola panas law enforcement saat ini justru berada di tangan aparat penegak hukum. Sebab, bukan kali ini saja Miluy Cs bekerja mengangkangi hukum. Bukankah di tahun 2025 yang lalu sudah terbukti betapa licinnya sepak terjang yang bersangkutan?
Sampai berita ini tayang, media masih mengupayakan konfirmasi lintas sektoral serta pada dua oknum pengusaha timah Miluy dan Bungol namun belum terhubung dan akan terus diupayakan agar berita berimbang.(***)
Ket gambar ilustrasi
