Jakarta bnews.com – Dalam keterangan di website Kemenperin disebutkan bahwa persyaratan jadi eksportir timah salah satunya adalah, Izin Usaha Industri di bidang industri pembuatan logam dasar bukan besi dan/atau penggilingan logam bukan besi, Sabtu 20 Juni 2026.
“Bukti pembelian timah murni batangan dari bursa timah,” demikian butir ke enam regulasi tadi.
Sementara itu, media baru saja menerima informasi soal aktifitas ilegal peleburan timah balok yang mirisnya terjadi tak jauh dari Mako Brimob Sungailiat atau tepatnya di Kelurahan Sinar Jaya Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka pada Jumat 19 Juni 2026 malam kemarin.
Berdasarkan keterangan dari sumber tertutup media, dikabarkan Tim Satgas Tricakti berhasil mengamankan ± 18 keping timah balok ilegal yang siap dipasarkan di pasar gelap.
Dalam giat operasi terpadu tersebut, dikabarkan petugas juga berhasil mengamankan satu unit mobil pickup Suzuki Carry BN 8762 VF dan blower yang diduga digunakan dalam proses peleburan haram tadi.
Tak cuma itu, dari keterangan reporter lapangan, diperoleh informasi bahwa saat petugas datang ke lokasi kondisi lima tungku masih dalam keadaan panas. Pertanda praktek peleburan masih berjalan ketika petugas datang menyergap.
Selain mengamankan barang bukti, turut pula dibekuk petugas tiga orang yang diduga berkaitan dengan aktifitas ilegal yang sedang berlangsung. “E, DD dan H. Untuk H diamankan beserta barang bukti di rumahnya,” ungkap sumber.
Dengan begitu, pasca diringkusnya para mafia peleburan timah ilegal di Sinar Jaya ini, publik kini menanti hasil pengembangan penyelidikan yang dilakukan oleh petugas. Sebab, bukan tidak mungkin peristiwa ini saling berkaitan dengan beberapa titik lokasi peleburan timah ilegal lainnya yang hampir bersamaan diberangus oleh petugas.
Sampai berita ini tayang, media masih menunggu keterangan resmi terkait kebenaran informasi lapangan yang saat jadi konsumsi publik. Agar tak berkembang menjadi asumsi yang liar, media juga membuka pintu hak jawab dan hak koreksi pada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini. (SP/tim)